Menurut Afreda, capaian tersebut membuktikan bahwa strategi pemerintah daerah berjalan pada jalur yang tepat.
Penurunan di tahun 2024 bahkan lebih kecil dari angka nasional, yakni 0,83 persen, serta lebih baik dibandingkan Provinsi Bengkulu yang berada di angka 0,69 persen.
Tren Penurunan Kemiskinan dan Dasar Kebijakan
Selain penurunan kemiskinan ekstrem, angka kemiskinan umum di Rejang Lebong juga terus menunjukkan perbaikan.
Data dari BPS mencatat bahwa pada 2021 angka kemiskinan berada di angka 15,85 persen.
Angka tersebut perlahan menurun menjadi 15,65 persen pada 2022, kemudian 14,79 persen di 2023, dan kembali turun menjadi 14,65 persen pada 2024.








