“Untuk gempa kali ini disebabkan aktivitas deformasi di bawah kerak bumi. Guncangannya dirasakan hampir seluruh Bengkulu dengan MMI III hingga VI,” jelas Pengamat Meteorologi dan Geofisika Pertama, Muhammad Najib.
Gempa tersebut menyebabkan 248 rumah terdampak, dengan 20 rumah mengalami kerusakan berat. Selain kerusakan rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak.
Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu, Kharistian Hermansyah, memaparkan bahwa di Kota Bengkulu saja terdapat kerusakan pada dua sekolah, dua masjid, dua kantor camat, beberapa fasilitas umum, serta 192 rumah warga.
Sementara itu, di Kabupaten Bengkulu Tengah, kerusakan terdata pada enam bangunan desa, satu sekolah PAUD, dua SD, dan satu SMK.








