“Nanti orang tuanya kita panggil dan kita sampaikan langsung supaya bisa mendidik bersama-sama. Harapannya, anak-anak ini bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Deki.
Tak hanya menyasar siswa, Satpol PP Provinsi Bengkulu juga menyoroti tempat usaha yang diduga memfasilitasi aktivitas bolos sekolah.
Dalam razia tersebut, petugas menemukan warung yang menyediakan kartu permainan dan menjadi tempat berkumpul pelajar saat jam belajar.
“Identitas pemilik warung sudah kami ambil dan telah kami beri teguran. Jika masih mengulangi, akan kami tindaklanjuti melalui penyidik Satpol PP,” tegasnya.
Deki memastikan, razia dan pengawasan terhadap siswa bolos sekolah akan terus dilakukan secara konsisten sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga masa depan generasi muda Bengkulu.








