Mereka ditemukan berada di sejumlah lokasi yang tidak semestinya dikunjungi pelajar saat jam pelajaran, seperti di belakang stadion hingga warung dan rumah makan franchise di sekitar kawasan hotel.
Kasatpol PP Provinsi Bengkulu, Deki Zulkarnain, mengungkapkan bahwa kondisi yang ditemukan di lapangan cukup memprihatinkan.
“Ada yang kami temukan sedang main gaple, nongkrong sambil ngopi, bahkan merokok. Ini tentu sangat memprihatinkan karena dilakukan saat jam sekolah,” ujar Deki, dikutip dari RAKYATBENGKULU.COM.
Program Bantu Orang Tua Terus Digencarkan
Deki menegaskan, penertiban siswa bolos sekolah bukan kali pertama dilakukan.








