Dari sisi profitabilitas, Bank Bengkulu mencatat laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, melonjak 34,70 persen dibandingkan Tahun Buku 2024.
Rasio Keuangan Tetap Sehat
Kinerja positif tersebut ditopang oleh rasio keuangan yang tetap terjaga.
BACA JUGA : Video Asusila Diduga Libatkan Oknum Nakes Seluma, Dinkes Buka Suara
Bank Bengkulu mencatat Return on Assets (ROA) 1,64 persen, Return on Equity (ROE) 9,51 persen, serta Capital Adequacy Ratio (CAR) 25,11 persen.
Modal inti per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,453 triliun, memperkuat struktur permodalan bank.
“Kinerja keuangan yang tumbuh positif ini menunjukkan resiliensi Bank Bengkulu di tengah dinamika ekonomi global dan tuntutan penguatan permodalan industri perbankan,” tambah Iswahyudi.
Fokus Digitalisasi dan Dukungan UMKM
Ke depan, Bank Bengkulu akan memfokuskan strategi bisnis pada percepatan transformasi digital di seluruh lini layanan.








