Selain itu, sektor food and beverage seperti coffee shop dan bakery juga dinilai menjanjikan jika dikemas dengan diferensiasi produk, kualitas, dan storytelling yang kuat.
Tak hanya sektor pangan, Yosia juga menyoroti peluang besar di bidang energi terbarukan.
Menurutnya, pemanfaatan limbah dan cangkang untuk biomass power plant membuka ruang kolaborasi antara akademisi, pengusaha, dan investor.
“Energi masa depan tidak hanya soal teknologi tinggi, tetapi juga bagaimana kita mengubah limbah menjadi nilai ekonomi. Di sinilah peran entrepreneur sangat dibutuhkan,” ujarnya.
HIPMI Siap Jadi Jembatan Global
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber lain, seperti Assoc. Prof. Muhammad Aziz dari Institute of Industrial Science University of Tokyo, Dr. Anggawira selaku Sekjen BPP HIPMI dan Komisaris PLN EPI, serta Ahmad Adisuryo yang juga pengurus BPP HIPMI.








