Ia menjelaskan bahwa pendekatan joint, collaboration, dan co-creation menjadi kunci membangun usaha berkelanjutan di era global.
Melalui jejaring internasional, mahasiswa dinilai memiliki modal sosial dan intelektual yang kuat untuk melahirkan bisnis lintas negara.
Peluang Strategis dari Pertanian hingga Energi
Lebih lanjut, Yosia memaparkan sejumlah sektor potensial yang bisa dikembangkan melalui kolaborasi Indonesia–Jepang.
BACA JUGA: Harga Sawit Bengkulu Utara Masih di Bawah Standar Provinsi, Ini Biang Masalahnya
Di antaranya sektor pertanian modern seperti anggur, stroberi, dan matcha yang memiliki nilai tambah tinggi serta pasar global yang luas.








