April menjadi momentum Festival Pantai Panjang. Mei diisi Musda Pariwisata Sub-Sumatra.
Juni menghadirkan Pameran UMKM dan temu komunitas.
Festival budaya hadir pada Juli. Wisatawan bisa menikmati Tari Kreasi, Syarapal Anam, dan Festival Yo Botoi-botoi.
Agustus semakin semarak dengan Festival Tak-Tak Dundung. Bahkan, festival musik internasional tengah dipersiapkan.
September menghadirkan Elok-elok Puke. Agenda lain berupa lomba melukis dan kompetisi konten kreator.
November ditutup dengan lomba Tamiya yang unik dan merakyat.
Nina menegaskan kalender ini bukan sekadar hiburan. Setiap event dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal.






