BACA JUGA : Gagal Penuhi Target, Proyek SPAM Lebong Berujung Putus Kontrak dan Potensi Tak Dibayar
“Kalau ada kendaraan ODOL yang melintas di pagi atau siang hari, kami minta putar balik dan menunggu sampai malam atau dini hari,” tegas Dinda.
Namun demikian, pengawasan di lapangan masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan sumber daya manusia (SDM).
Dinda mengungkapkan, banyak truk batu bara justru masuk ke Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) pada tengah malam.
“Dalam rentang malam sampai pagi, rata-rata sekitar 30 truk batu bara melintas. Tetapi setelah masuk pukul 02.00 WIB, mereka sering memilih berhenti dan tidak langsung jalan,” jelasnya.








