Setelah itu, tentukan kabupaten atau kota. Jangan lupa memilih tahun 1447 H atau 2026 M.
Kemudian, klik tombol pencarian untuk memproses data.
Dalam hitungan detik, jadwal imsakiyah Ramadan 2026 akan tampil lengkap.
Jika ingin menyimpan data, pengguna bisa langsung mengunduhnya.
Klik tombol unduh untuk mendapatkan file dalam format Excel. Format ini memudahkan pengolahan dan desain ulang.
Selain melalui situs, Kemenag juga menyediakan akses cepat.
Pengguna bisa memindai QR Code yang tersedia pada materi resmi Ditjen Bimas Islam.
Langkah ini menunjukkan komitmen Kemenag dalam layanan digital keagamaan.






