Namun demikian, Dinas Pertanian memastikan akan terus melakukan pemantauan secara intensif agar harga yang diterima petani tetap sesuai dengan standar yang berlaku.
BACA JUGA: ASN Seluma Disorot! Sekda Murka soal Skandal Perselingkuhan, Sanksi Tegas Menanti
“Penurunan harga ini tentu berdampak pada petani. Karena itu, kami akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan agar harga yang diterima petani tetap adil dan tidak merugikan,” jelasnya.
Menurutnya, prinsip kemitraan yang sehat antara perusahaan dan petani harus terus dijaga.
Pemerintah daerah berharap sektor perkebunan kelapa sawit tetap mampu menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Mukomuko, meskipun di tengah dinamika harga global dan nasional.








