Jalan ini mulai dilalui kendaraan sejak September 2025 dan mampu memangkas waktu tempuh hingga tujuh menit dibanding jalur lama, baik dari arah Kota Bengkulu maupun Kota Curup.
Seiring terbukanya akses, keindahan Hutan Lindung di sepanjang jalur ringroad ikut terekspos.
Namun di balik pesonanya, jalur ini memiliki tantangan tersendiri.
Tikungan tajam, tanjakan, dan turunan ekstrem menuntut konsentrasi penuh pengendara.
Kondisi ini menjadi catatan penting bagi pengelola untuk melengkapi rambu dan pembatas jalan secara bertahap.
Ke depan, danau di jalur ringroad ini berpotensi menjadi destinasi wisata baru Kabupaten Kepahiang.








