“Kalau target tercapai, berarti efektif. Tapi kalau pekerjaan terbengkalai, berarti ada yang harus dibenahi,” pungkas Nandar.
Hasil evaluasi ini akan dilaporkan kepada Gubernur Bengkulu sebagai dasar pengambilan keputusan.
Sinyalnya semakin kuat, WFA di Pemprov Bengkulu berpeluang tidak lagi sekadar uji coba, melainkan menjadi pola kerja baru yang lebih permanen dan adaptif di era digital.
Page 5 of 5








