Selain itu, gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4,0 meter berpotensi terjadi di perairan Samudra Hindia Barat Bengkulu yang berdekatan langsung dengan wilayah Mukomuko.
Ahmad menjelaskan bahwa kondisi gelombang tinggi tersebut sangat berisiko bagi aktivitas pelayaran, khususnya nelayan tradisional yang menggunakan perahu kecil.
Karena itu, BPBD mengimbau nelayan untuk menunda aktivitas melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.
“Tinggi gelombang ini sangat berbahaya bagi keselamatan pelayaran. Kami meminta nelayan selalu memantau informasi cuaca sebelum melaut dan mengutamakan keselamatan,” katanya.








