Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan sejak dini agar risiko korban jiwa dan kerugian material dapat diminimalkan.
“Cuaca ekstrem seperti hujan lebat, gelombang tinggi, dan angin kencang berpeluang terjadi di Kabupaten Mukomuko. Kondisi ini dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga perahu nelayan karam,” ujar Ahmad Hidayat Syah, dikutip dari Antaranews.com.
Potensi Gelombang Tinggi dan Ancaman Banjir
Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu, Kabupaten Mukomuko termasuk daerah yang terdampak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada periode 14–16 Desember 2025.








