Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menjelaskan bahwa nominal yang disiapkan telah disesuaikan dengan tren permintaan masyarakat yang selalu meningkat saat Idul Fitri.
“Idul Fitri selalu menjadi momen dengan permintaan uang tunai yang tinggi. Karena itu, kami memastikan pasokan uang kartal tersedia dalam jumlah yang memadai dan dalam kondisi layak edar,” ujarnya, dikutip dari KORANRB.ID.
Transformasi Penukaran Uang dengan QRIS
Selain menjamin ketersediaan uang tunai, Bank Indonesia Bengkulu juga memperkenalkan mekanisme penukaran uang berbasis non-tunai melalui sistem pembayaran digital QRIS.








