Beberapa nomor yang teridentifikasi digunakan pelaku antara lain 082382014848, 087713523888, dan 081239121289. Modusnya pun beragam, mulai dari permintaan bantuan, dalih urusan kedinasan, hingga alasan kebutuhan mendesak yang disertai tekanan psikologis agar korban segera menuruti permintaan pelaku.
Modus Pencatutan Nama Pejabat Kembali Muncul
Aksi penipuan ini memanfaatkan momentum pergantian pimpinan di Kejari Seluma.
Pelaku sengaja mencatut nama pejabat baru agar terlihat meyakinkan dan dipercaya oleh calon korban.
Dalam praktiknya, pelaku sering menyebut jabatan resmi dan menggunakan bahasa formal untuk menekan korban secara psikologis.








