Menurut pemerintah daerah, perilaku belanja berlebihan justru berpotensi memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran.
“Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kami optimistis ketersediaan pangan tetap terjaga. Harapannya, dampak bencana di daerah lain tidak berkembang menjadi krisis pangan lokal menjelang Nataru,” pungkas Elxsandi.
Melalui langkah antisipatif ini, Pemkab Mukomuko berkomitmen memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi secara aman dan terjangkau hingga pergantian tahun.








