Akibatnya, kendaraan pengangkut sampah kesulitan melintas dan sempat terjadi antrean panjang, terutama pada jam sibuk.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, menjelaskan bahwa kondisi tersebut membutuhkan penanganan cepat agar tidak berdampak luas terhadap kebersihan kota.
Oleh karena itu, pihaknya langsung mengerahkan alat berat ke lokasi.
“Kami kerahkan empat sampai lima unit ekskavator untuk membersihkan dan membuka kembali jalur masuk ke TPA Air Sebakul. Targetnya agar kendaraan pengangkut, terutama mobil kecil, bisa kembali membuang sampah tanpa antre panjang,” ujar Noprisman, dikutip dari RAKYATBENGKULU.COM.








