BENGKULU, RBMEDIA.ID – Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran kini menjadi sorotan serius Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu.
Untuk menutup celah kerugian daerah, Bapenda mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sekitar 700 titik parkir yang tersebar di 12 zona aktif di wilayah kota.
Langkah tegas ini dilakukan karena banyak titik parkir yang tercatat secara administratif, namun nyaris tidak memberikan kontribusi nyata terhadap kas daerah.
BACA JUGA : Harga TBS Sawit di Mukomuko Menguat, Distan Ungkap Daftar Terbaru 11 Pabrik
Titik-titik tersebut bahkan terancam dinonaktifkan dan dialihkan ke lokasi lain yang lebih potensial secara ekonomi.
Evaluasi Titik Parkir Demi Optimalisasi Retribusi
Kepala Bapenda Kota Bengkulu, Dr. Nurlia Dewi, SH, MH, menegaskan pihaknya tidak ingin lagi mempertahankan titik parkir yang tidak produktif.








