Selain itu, Pemprov Bengkulu mendorong transformasi digital bagi pelaku UMKM.
Banyak pedagang kini memanfaatkan platform e-commerce serta sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS dan kartu elektronik.
Langkah ini dinilai membuka peluang pasar yang lebih luas dan meningkatkan profesionalisme usaha.
Mian optimistis, dengan lokasi yang bersih, kualitas makanan terjaga, serta dukungan digitalisasi, Kampung Ramadan akan menjadi destinasi favorit masyarakat.
Lebih dari sekadar pusat jajanan musiman, kawasan ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi UMKM agar semakin kuat, adaptif, dan berdaya saing, baik selama Ramadan maupun setelahnya.








