“Pelataran itu baru kami timbun dan sedang dalam proses pengerasan. Tahu-tahu hujan turun, jadi harus kami atur lagi sistemnya,” ujarnya.
Sementara itu, terkait pembangunan jalan permanen menuju TPA, Dinas PUPR Kota Bengkulu sedang menyusun dokumen perencanaan teknis.
Tim PUPR bahkan telah melakukan pengecekan lapangan sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan.
Sembari menunggu realisasi tersebut, DLH memanfaatkan bantuan koral dari program CSR DPD REI serta dukungan material dari pihak Angkasa Pura.
“Kami upayakan semaksimal mungkin sembari menunggu pembangunan jalan dari Dinas PUPR. Tapi semuanya tetap harus mengikuti regulasi agar jalan tidak hancur,” tegas Afrayenita.








