Ia menyebut langkah tersebut sebagai upaya menjaga kondisi jalan agar tidak rusak parah.
“Kalau hujan, kami tutup dulu sementara, biasanya setengah hari. Karena itu jalan tanah yang dikerasi koral. Kalau dihantam terus saat basah, pasti jadi bubur,” jelasnya, dikutip dari KORANRB.ID.
Akses Masih Jalan Tanah, Berisiko Rusak Saat Hujan
Afrayenita menjelaskan bahwa akses menuju TPA Air Sebakul saat ini masih berupa jalan tanah yang diperkeras menggunakan koral.
Karena itu, ketika hujan mengguyur dan kondisi menjadi berlumpur, jalan sangat rentan rusak jika tetap dilalui truk bermuatan sampah.
Jika dipaksakan, kendaraan justru berisiko terjebak dan tidak dapat mencapai area pelataran pembuangan.








