“Kendaraan masih terpantau padat di sejumlah ruas utama, khususnya akses menuju kawasan perkotaan,” ujarnya dikutip dari Harianbengkuluekspress.id.
Ia menambahkan, hanya Tol Padang–Sicincin yang mencatat volume lebih rendah dari Bengtaba dengan 1.798 kendaraan.
Namun, kondisi tersebut dipengaruhi faktor alam akibat terputusnya konektivitas jalan nasional Padang–Bukittinggi.
Dengan demikian, secara operasional normal, Tol Bengtaba tetap menjadi ruas paling sepi.
Jika dibandingkan dengan ruas lain, perbedaannya semakin mencolok.
Tol Pekanbaru–Dumai mencatat 18.376 kendaraan, Palembang–Prabumulih 17.622 kendaraan, Terbanggi Besar–Kayu Agung 16.425 kendaraan, hingga Indrapura–Kisaran sebanyak 14.543 kendaraan.








