Jika tidak tersedia kurma, beliau meminum air.
Praktik ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan pola makan yang sederhana namun efektif.
Secara spiritual, mengikuti sunnah Rasulullah menghadirkan nilai ibadah tersendiri.
Setiap amalan yang meneladani Nabi akan bernilai pahala.
Oleh karena itu, mengonsumsi kurma saat berbuka bukan hanya memenuhi kebutuhan fisik setelah seharian berpuasa, tetapi juga menjadi bentuk ketaatan kepada ajaran Islam.
Selain itu, kurma memiliki makna simbolis sebagai buah yang diberkahi.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menyebut kurma dalam beberapa ayat sebagai salah satu nikmat yang diberikan kepada manusia.








