“Kepatuhan masyarakat sangat menentukan keberhasilan upaya perlindungan ini, sekaligus mendukung kelancaran perjalanan selama libur Nataru,” ujar Betty.
Melalui pengawasan yang diperketat dan sinergi berkelanjutan, Karantina Bengkulu menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Upaya ini diharapkan mampu menekan risiko penyebaran hama dan penyakit, sekaligus melindungi komoditas unggulan daerah selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.








