Menurutnya, intensitas hujan yang terus menerus menyebabkan tanah di sekitar tebing kehilangan daya ikat sehingga mudah runtuh.
“Akibat hujan lebat dan angin kencang beberapa hari ini, tebing di sekitar lokasi mengalami longsor. Dampaknya, dinding dapur milik warga atas nama Aji Nazar Adopi hancur,” ujar Hendra, dikutip dari Harianbengkuluekspress.id.
Ia menambahkan, lokasi rumah korban memang berada tidak jauh dari tebing, sehingga memiliki potensi risiko longsor yang cukup tinggi, terutama saat musim hujan.
Oleh karena itu, BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, asesmen awal, serta memberikan bantuan darurat kepada korban.
BPBD Tingkatkan Kewaspadaan dan Mitigasi
Selain menangani dampak kejadian, BPBD Kabupaten Kepahiang juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.








