Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan cukup signifikan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang, dinding dapur rumah korban yang jebol memiliki lebar sekitar 4 meter dengan tinggi 2,5 meter.
Longsor diduga kuat dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kepahiang selama beberapa hari terakhir, ditambah kondisi tanah yang labil.
Hujan Lebat Picu Longsor Tebing
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kepahiang, Hendra ST, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi faktor utama terjadinya longsor tersebut.








