Korban berinisial WN (16), warga Jalan Muhajirin, Kelurahan Dusun Besar.
Peristiwa itu terjadi saat WN pulang dari Salat Tarawih di Masjid At-Taqwa Anggut.
Saat melintas di depan SPBU Merapi Raya, ia melihat aksi tawuran dan berniat menunggu hingga situasi reda.
Namun, ketika mencoba melintas, ia justru dikejar oleh sekelompok remaja.
BACA JUGA : 250 Ribu Siswa Tetap Terima MBG Selama Ramadan, Ini Skema Barunya
“Anak saya pulang tarawih, lihat ada perang sarung. Niatnya menunggu sampai selesai, tapi malah dikejar. Motor jatuh dan dia dikeroyok,” ujar orang tua korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah dan kepala, pergelangan tangan kanan terkilir, serta punggung membengkak.








