Konsep ini memadukan fungsi olahraga, rekreasi keluarga, dan konservasi lingkungan secara berimbang.
Nantinya, seluruh kendaraan bermotor dilarang masuk ke area taman demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Selain jogging track dan area bermain anak, Pemprov Bengkulu juga berencana membangun foodcourt modern dengan konsep kontainer bekas yang ramah lingkungan dan sesuai tren anak muda.
Tidak hanya itu, fungsi edukasi satwa juga akan dihidupkan kembali dengan menggandeng Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
“Area satwa akan diisi burung khas Bengkulu, monyet, dan kita upayakan koleksi satwa lain melalui kerja sama,” jelas Helmi.
Dikelola Pemerintah, Bukan Investor
Sebelumnya, pada tahun 2025, Taman Remaja sempat direncanakan dikelola pihak ketiga.








