Langkah awal yang akan dilakukan adalah membongkar pagar keliling taman dan mengalihfungsikannya menjadi lintasan olahraga yang representatif.
“Dari APBD ada. Minimal tahun 2026 kita bangun jogging track. Sekeliling pagarnya itu kita bongkar, lalu dijadikan jalan hotmix kurang lebih lima sampai enam meter untuk orang berolahraga,” ujar Helmi, dikutip dari Harianbengkuluekspress.id.
Tanpa Tebang Pohon, Utamakan Kenyamanan Warga
Lebih lanjut, Helmi memastikan bahwa revitalisasi Taman Remaja tidak akan mengorbankan pepohonan yang sudah tumbuh puluhan tahun.
Justru sebaliknya, kerindangan pohon akan menjadi nilai jual utama kawasan tersebut sebagai ruang olahraga terbuka yang sejuk dan nyaman.








