Selama ini, akses jalan pelabuhan kerap digunakan oleh pihak luar yang tidak sesuai peruntukan.
“Pembangunan ini untuk infrastruktur dan penertiban akses kawasan pelabuhan,” ujar Dimas, dikutip dari RAKYATBENGKULU.COM.
Menurutnya, aktivitas kendaraan berat, terutama angkutan batu bara menuju PLTU, menjadi pengguna dominan jalur pelabuhan.
Selain itu, sejumlah kendaraan industri lain juga memanfaatkan akses tersebut, sehingga berpotensi merusak jalan akibat muatan berlebih.
Penertiban Angkutan dan Koordinasi Lintas Sektor
Seiring pembangunan infrastruktur, Pelindo juga akan melakukan pengaturan khusus terhadap angkutan batu bara dan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) di wilayah pelabuhan.






