NASIONAL, RBMEDIA.ID – Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan pada penutupan perdagangan di Jakarta, Jumat.
Mata uang Garuda tercatat melemah 20 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp16.925 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yang berada di angka Rp16.905 per dolar AS.
Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.
BACA JUGA: THR Belum Dibayar? Disnakertrans Bengkulu Siapkan Posko Pengaduan Mulai 9 Maret 2026
Sejumlah faktor eksternal, terutama konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, dinilai memberikan tekanan signifikan terhadap pasar keuangan dunia, termasuk nilai tukar rupiah.








