Dengan 10 kabupaten dan kota yang ada, Bengkulu diproyeksikan menerima sedikitnya 1.000 unit rumah layak huni dari program tersebut.
Peluang Penambahan Kuota Masih Terbuka
Meski demikian, Irsan menegaskan bahwa jumlah bantuan tersebut masih bersifat dinamis dan berpeluang bertambah.
Penilaian kementerian tidak hanya mengacu pada jumlah penduduk, tetapi juga mempertimbangkan berbagai indikator strategis, seperti tingkat kemiskinan, rasio gini, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Jika data indikator menunjukkan kebutuhan yang lebih tinggi, maka alokasi bantuan rumah untuk Bengkulu bisa ditambah. Semua dinilai berdasarkan kondisi riil di lapangan,” jelasnya.






