Namun, setelah dilakukan koordinasi intensif dengan Menteri Kesehatan, disepakati langkah yang dinilai lebih efektif dan efisien, yakni memaksimalkan rumah sakit yang telah ada.
“Setelah berkoordinasi, Pak Menteri dan Pak Gubernur sepakat bahwa tidak perlu mendirikan rumah sakit baru dari pusat. Fokusnya adalah memperkuat RSUD M Yunus dan seluruh rumah sakit daerah di kabupaten dan kota,” jelas Edriwan.
Langkah ini dinilai lebih realistis karena dapat langsung meningkatkan mutu pelayanan tanpa harus menunggu proses pembangunan yang memakan waktu lama.
Selain itu, penguatan fasilitas yang ada juga akan mempercepat pemerataan layanan kesehatan di daerah.








