“Tujuan utama peningkatan target PAD adalah untuk mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan memperkuat fiskal di tengah kebijakan efisiensi,” jelasnya.
PAD tersebut bersumber dari pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah, serta pendapatan sah lainnya.
Nantinya, dana yang dihimpun akan difokuskan untuk program prioritas seperti penanggulangan banjir, pembangunan dan perbaikan jalan, serta penataan pasar.
Di sisi lain, Pemkot Bengkulu juga mengendalikan belanja yang dinilai kurang produktif.
Dana hasil efisiensi akan dialihkan ke sektor infrastruktur dan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.








