Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 jabatan saat ini diisi pejabat definitif, sementara delapan jabatan lainnya masih kosong.
Kekosongan itu terjadi akibat sejumlah faktor, mulai dari pejabat yang memasuki masa pensiun, meninggal dunia, hingga tersangkut kasus hukum.
Dalam mutasi kali ini, dari 26 pejabat eselon II yang ada, sebanyak 22 orang akan dimutasi dan dilantik, sedangkan empat pejabat lainnya masih menunggu Pertek dari BKN.
“Total ada 22 pejabat eselon II yang dimutasi dan dilantik hari ini. Sementara empat pejabat lainnya belum bisa dimutasi karena masih menunggu persetujuan teknis dari BKN,” jelas Apileslipi.








