“Dari keterangan saksi-saksi, sebelum kejadian memang sempat terjadi keributan antar teman saat mereka sedang berkumpul dan minum minuman keras,” ujar Kombes Pol Sudarno, dikutip dari RAKYATBENGKULU.COM.
Setelah keributan itu, salah satu teman korban sempat mengantarkan Muhammad Phatih Dzulfikar pulang ke rumah.
Temannya memastikan korban tiba di rumah, lalu kembali bergabung dengan kelompok lainnya.
Namun, keesokan harinya, korban justru ditemukan meninggal dunia di Sungai Kualo dengan pakaian yang sama seperti saat berada di rumah.
Hasil Otopsi dan Penyelidikan Lanjutan
Berdasarkan hasil otopsi, polisi menemukan fakta penting terkait penyebab kematian korban.








