“Galungan bukan hanya tentang ritual, tetapi tentang bagaimana kita menjaga Dharma dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ketua Adat Banjar Dharma Santi, I Gede Rumania, dikutip dari HarianBengkuluEkspress.id.
Ia menegaskan bahwa perayaan tahun ini berlangsung lancar, tertib, dan penuh kebersamaan meski dilaksanakan di bawah cuaca panas.
BACA JUGA: Seluma Bangun Pusat Pelayanan Haji 2026, Pemkab Hibahkan Lahan 2.500 Meter Persegi
Tradisi Keluarga dan Harmoni Antarumat
Tidak hanya di pura, rangkaian perayaan Galungan juga terasa hingga ke rumah-rumah umat Hindu.
Berbagai keluarga melaksanakan tradisi selamatan, menyiapkan sesajen, serta menggelar sembahyang keluarga sebagai bentuk syukur.








