Meski begitu, Islam tetap mensyariatkan puasa ini sebagai amalan sunnah. Bahkan, Ibnu Abbas menyebut Rasulullah SAW rutin melaksanakannya. Riwayat itu dicatat an-Nasa’i.
Selain itu, Hafshah RA juga meriwayatkan kebiasaan Nabi berpuasa tiga hari setiap bulan. Hadis ini tercantum dalam riwayat Ahmad.
Karena itu, Puasa Ayyamul Bidh dan Puasa Syawal sama-sama memiliki dasar kuat dalam sunnah.
Hikmah Puasa di Pertengahan Bulan
Ulama menjelaskan pertengahan bulan adalah waktu yang seimbang. Selain itu, gerhana sering terjadi pada tanggal tersebut.
Saat gerhana, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah. Jika bertepatan dengan Ayyamul Bidh, seseorang siap menggabungkan puasa dan shalat.








