Dengan demikian, sumber pembiayaan pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga dapat memanfaatkan dukungan APBN.
“Kami melakukan bedah visi dan misi kepala daerah agar program tetap selaras. Walaupun di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan pembangunan,” tegasnya.
Karier birokrasi Deddy terbilang panjang. Ia memulai sebagai kepala seksi pada 2005, kemudian menjabat sejumlah posisi strategis, mulai dari BPBD, DPPKAD, BPKAD, hingga Inspektur Daerah dan Sekretaris DPRD Seluma sebelum akhirnya dipercaya menjadi Sekda pada 15 Desember 2025.
Dengan pengalaman tersebut, Deddy menegaskan amanah yang diembannya bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk memastikan birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.








