Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi langsung berkoordinasi dengan Tim INAFIS Satreskrim Polresta Bengkulu guna melakukan identifikasi dan olah TKP secara menyeluruh.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan kartu identitas maupun dokumen lain yang melekat pada tubuh korban.
Oleh karena itu, jenazah segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan dan visum luar guna memastikan penyebab kematian.
Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, Kompol Sujud Alif Yulamlam, S.IK, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Ya benar, dini hari tadi ditemukan mayat pria di parit depan SPBU Penurunan. Dugaan sementara korban dalam kondisi mabuk lalu terjun ke parit,” ungkapnya, dikutip dari KORANRB.ID.
Keluarga Datang Pastikan Identitas
Sementara itu, PS Kanit Pidum Satreskrim Polresta Bengkulu, Revi Harisona, SH, menjelaskan bahwa identitas korban baru diketahui pada pagi hari setelah pihak keluarga datang ke rumah sakit.







