Tak berselang lama, tersangka TA menyusul masuk dan menarik bahu korban secara paksa ke arah rolling door rumah.
Dalam kondisi tertekan, korban sempat mencoba menanyakan maksud dan permasalahan yang terjadi.
“Korban sempat bertanya apa permasalahan yang sebenarnya, namun para pelaku justru melontarkan kata-kata kasar. Bahkan, tersangka SD kembali melakukan kekerasan dengan menendang lutut kanan korban,” jelasnya.
Aksi kekerasan tidak berhenti di situ. Tersangka SD kembali melakukan penganiayaan dengan mengambil sebuah batu dari halaman rumah korban dan melemparkannya ke arah kepala korban.
Akibat lemparan tersebut, korban mengalami luka robek di kepala serta memar pada bagian pipi kanan.








