BACA JUGA: Kasus Bullying Anak di Bengkulu, DP3AP2KB Beri Pendampingan Intensif dan Akses Pendidikan
Alasan sementara yang disampaikan pelaku adalah agar mereka dapat segera membawa PA mendapatkan pertolongan medis.
“Motifnya karena ibu bayi hamil di luar nikah, kemudian melahirkan. Bayi ditinggalkan di bawah jembatan saat mereka berupaya membawa ibu bayi untuk berobat,” jelas IPDA Jelpimon.
Meski demikian, polisi menegaskan bahwa keterangan para pelaku masih terus dikembangkan.
Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.
Sebelumnya, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Narwan (40), warga setempat, sekitar pukul 06.10 WIB.








