Namun nilai uang yang diberikan jauh lebih besar dibanding nilai personal kandidat.
Kondisi itu membuat rakyat bersikap realistis.
“Rakyat sadar memilih uangnya, karena nilai uang yang dibagi lebih tinggi dari nilai diri kandidat kepala daerah itu sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muslim menilai Pilkada langsung tetap sistem yang baik.
Menurutnya, mengembalikan Pilkada ke DPRD merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kedaulatan rakyat.
“Pilkada langsung adalah sistem yang baik. Mengembalikannya ke DPRD adalah penghianatan terhadap kedaulatan rakyat,” katanya.
Ia juga mengurai akar masalah ketidakpercayaan diri kandidat. Banyak kandidat tidak memiliki gagasan.








