Pemantauan tersebut mencakup Terminal BBM, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), pangkalan LPG resmi, hingga lembaga penyalur lainnya.
Langkah ini penting dilakukan untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi kekurangan pasokan di tingkat masyarakat.
Selain itu, sistem pemantauan juga membantu Pertamina mendeteksi lebih awal jika terjadi lonjakan permintaan di wilayah tertentu.
Hingga saat ini, distribusi energi di wilayah Sumatera Bagian Selatan dilaporkan berjalan normal tanpa gangguan berarti.








