Kini, semakin banyak petani memilih perkebunan sebagai sumber penghidupan.
Pilihan ini tidak datang tanpa alasan.
Pertama, kondisi lahan dan iklim Bengkulu sangat cocok untuk perkebunan.
Kelapa sawit, karet, dan kopi tumbuh optimal di wilayah ini.
Selain itu, permintaan pasar terhadap komoditas perkebunan relatif stabil.
Faktor ini memberi kepastian pendapatan bagi petani.
Tak kalah penting, harga komoditas perkebunan cenderung meningkat.
Selama periode 2018–2023, harga sawit, kopi, dan lada menunjukkan tren positif.
Kondisi pasar tersebut diperkuat kebijakan pemerintah daerah.
Dalam RPJMD Provinsi Bengkulu 2025–2029, pertanian dan perkebunan menjadi prioritas pembangunan.








