“Target kita, akhir bulan ini sudah tidak ada lagi pedagang kaki lima di trotoar, khususnya di KZ Abidin I. Sebanyak 51 pedagang itu sudah kita tampung semua. Persiapannya sudah matang, tinggal menunggu kesediaan mereka untuk bergeser,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagian pedagang bahkan disebut sudah mulai bersiap pindah dalam waktu dekat.
Meski demikian, pemerintah tetap memberikan tenggat waktu yang wajar agar proses relokasi berjalan tertib dan kondusif.
Penataan Kota dengan Pendekatan Humanis
Alex menegaskan bahwa Pemkot Bengkulu memilih mengedepankan kesadaran dan komitmen bersama dibandingkan penertiban paksa.








