Selain itu, Pemprov Bengkulu secara aktif memantau distribusi BBM agar tidak terjadi gangguan pasokan di lapangan.
Koordinasi lintas sektor terus dilakukan sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan permintaan.
Usulan Kuota 2026 Naik Signifikan
Heru mengungkapkan, pada akhir 2025 lalu, Pemprov Bengkulu telah mengajukan usulan kuota BBM subsidi tahun 2026 dengan jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Usulan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di daerah.
BACA JUGA: Penyelidikan Pungli PPPK Lebong Terus Bergulir, Kejari Sinyalkan Penetapan Tersangka








