Dengan dibangunnya rusun di kawasan rumah sakit, jarak tempuh menuju tempat tugas dapat dipangkas, sekaligus meningkatkan efektivitas kerja dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Tujuan utama kita adalah efektivitas dan efisiensi. Mereka bisa menginap dengan nyaman tanpa harus memikirkan biaya sewa yang tinggi, sekaligus mendukung kelancaran tugas-tugas pelayanan kesehatan di RSMY,” tambahnya.
Selain mendukung kebutuhan hunian ASN dan tenaga medis, pembangunan rusun ini juga dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi daerah.
Meski tarif sewa direncanakan lebih rendah dari kos maupun hotel, pengelolaan rusun tetap dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).








